8 Years in Love

1398864359184

Author : Blue Rose

Title : 8 Years in Love

Genre : Family

Length : Drable

Rate : PG16

Cast : Lee Hyukjae, Park Sunghyo

 

******

“Kesetianku tidak dapat di ukur oleh waktu. Aku akan tetap berada di sisimu hingga aku tak mampu lagi bertahan. Aku akan tetap berdiri di sampingmu sampai kapanpun.”

 

 

Sekali lagi aku menoleh ke belakang, memperhatikan Hyukjae- pria yang sedang sibuk di depan meja rias dengan tali dasi serta bibir yang terus menggerutu.
Aku menggeleng pelan. Dia–suamiku. Pria yang menikahiku 8 tahun lalu. Kami menjalin kasih sejak tamat universitas.

“Ada yang bisa aku bantu Tuan?” Ucapku setelah berada di dekatnya. Kuputuskan untuk membantunya sebelum Jae Sung–putra kami–yang berusia 7 tahun marah-marah karena terlalu lama menunggu. Saat ini, anak itu sedang sarapan di meja makan dan akan berangkat ke sekolah bersama suamiku ini yang akan ke kantor.

Ia menoleh cepat. “Kenapa aku tidak juga bisa memasangnya, Hyo? Menjengkelkan.” Gerutunya dengan mengacungkan tali dasi. Wajah tampannya kini telah berganti masam dan aku ingin sekali tertawa melihatnya, namun sebisa mungkin kutahan, itu sangat tidak sopan bukan menertawakan suami sendiri? Sehingga aku memilih tersenyum tipis dan mengambil tali dasi itu.

“Tidak bisa juga tidak apa-apa, Oppa. Kau bisa meminta tolong padaku.”

“Aku tahu, Hyo. Tapi kau kadang sibuk mengurusi Jae Sung. Jadi, aku ingin melakukannya sendiri.”

“Arra, arra.” Kepalaku mengangguk tanda mengerti. Aku paham benar maksudnya, ia ingin mandiri agar aku tidak terlalu repot. Sepertinya ia cukup paham dengan keadaanku saat ini, setelah mempunyai Jae Sung, aku cukup sibuk mengurusinya. Ia anak yang hiper aktif. Mungkin itu karena turunan dari pria ini.

“Nah, sudah.” Tanganku merapikan kerah kemejanya setelah selesai memasang dasi. Aku menatapnya bingung. Ia terus memperhatikanku.

“Waeyo, Oppa?” Kuelus pipinya lembut yang langsung ia genggam kemudian mengecupnya. Aku semakin menyerngit heran, “Kau itu kenapa hm? Aneh sekali.”

“Gomawo,” ucapnya kemudian mengecup kening.

Aku tersenyum ketika kurasakan sapuan bibir hangatnya menyapa permukaan bibir.

“Gomawo untuk kesabaranmu selama menghadapi tingkah lakuku. Gomawo karena kau sudah bersedia memberikan warna dalam hidupku. Gomawo untuk kesetiaanmu dalam menanti dan terus mencintai aku yang seperti ini. 8 tahun bukan waktu yang singkat, Hyo. Banyak kerikil dan batu yang kita lalui bersama-sama. Berbagi suka dan duka bersama. Aku sangat berterimakasih karena kau hingga saat ini tetap setia mendampingiku. Dan terimakasih karena kau telah memberikan Jae Sung hadir dalam keluarga kita. Aku sangat bahagia dan bersyukur bisa kenal dan hidup bersamamu. Jeongmal gomawo.” Ungkapnya sungguh-sungguh. Aku dapat melihat itu dari sorot matanya yang teduh.

“Kau benar, Oppa. 8 tahun memang bukan waktu yang singkat, semua itu perjalanan yang cukup liku untuk di lalui hingga sekarang kita bisa seperti ini. Aku pun berterimakasih padamu karena kau tetap berada di sampingku hingga sekarang. Mengajariku banyak hal. Dan dengan hadirnya Jae Sung, itu semakin menambah rasa syukurku pada Tuhan. Tentu saja rasa cintaku padamu pun semakin bertambah meskipun kau; tidak lagi muda, tidak selincah dulu, tidak lagi seimut dulu. Tapi bagiku, kau tetap Lee Hyukjae yang aku kenal ketika kita pertama bertemu. Pria yang mampu membuatku mencintaimu begitu dalam hingga kini.”

Kuhela nafas sejenak sebelum melanjutkan. “Aku sangat bersyukur pada Tuhan karena telah mempertemukanku denganmu. Yang kuharap, rasa sayang, cinta dan kasihku tidak akan pernah berkurang setiap waktu. Aku akan tetap melihatmu seperti dulu. Pria dengan segala kelebihan serta kekurangan yang ada pada dirimu, yang membuatku tertarik. Yang pada akhirnya aku putuskan untuk mempercayakan hati dan cinta untukmu.”

Ia kembali tersenyum, senyum khas seorang Hyukjae. Senyum pertama yang ia tunjukan saat kami bertemu dulu ketika SHS. Senyum yang langsung membuatku menyukai dan akhirnya kuputuskan untuk mencintainya. Hingga saat ini.

“Apa kau akan tetap mencintaiku meskipun banyak pria tampan, pintar, lincah, muda dan kaya di luar sana? Kau tidak akan meninggalkanku kan, Hyo?”

Aku dapat menangkap nada khawatir dari suaranya. Kurengkuh wajahnya dengan kedua tangan. “Bukankah sudah aku bilang tadi? Meskipun kau bertambah tua, tidak lagi imut dan lucu. Ataupun yang lainnya, aku tidak perduli dan akan tetap mencintaimu hingga aku tak mampu lagi.” Sahutku tegas.

“Dan coba Oppa pikir, mana ada yang mau dengan wanita berumur 36 tahun ditambah sudah mempunyai seorang putra. Kau ini ada-ada saja.” Ujarku gemas dengan mencapit hidungnya.

“Siapa tahu kau tergoda dengan yang lebih muda dariku.” Wajah merajuknya ini yang semakin membuatku gemas.

“Aigo, Oppa. Aku tidak seperti itu. Kau mengenalku sudah berapa lama huh? Ditambah usia pernikahan kita ini. Tinggal satu atap selama 8 tahun masa tidak tahu sifatku.”

Kenapa pria ini begitu bodoh huh?

“Maaf, aku hanya takut kau meninggalkanku, Hyo.” Cicitnya seperti anak ayam, ck! Dasar Lee Hyukjae.

“Aniya, Oppa. Aku akan tetap bersama Oppa dan menerima semuanya. Jika aku berfikiran untuk pergi, meninggalkanmu. Itu sudah aku lakukan sejak dulu. Tapi apa? Aku masih disini, bersamamu.” Kecupan lembut kulakukan di bibirnya kemudian menatapnya dengan senyum. “Aku akan tetap bersamamu, Oppa. Sampai kapanpun itu!”

“Terima kasih. Untuk cinta dan ketulusan serta kesetiaanmu mendampingiku. Aku janji, aku akan melakukan yang terbaik untukmu dan Jae Sung. Kau tahu, aku sangat bersyukur memiliki kalian berdua. Karena kalian adalah penyemangat dalam hidupku.” Kalimatnya begitu tulus dan pelukan ini begitu hangat.

Tanganku membalas pelukannya erat, menghirup wangi tubuhnya yang membuatku gila. Yang selalu menemani setiap malam dan hari-hariku.

Ah… Aku sangat mencintai pria bodoh ini.

“Kesetianku tidak dapat di ukur oleh waktu. Aku akan tetap berada di sisimu hingga aku tak mampu lagi bertahan. Aku akan tetap berdiri di sampingmu sampai kapanpun.” Ucapku lagi ketika ia semakin erat memelukku.

“Lee Hyukjae, saranghanika.”

 

Finish!!!

8 comments

  1. brharap jaekyung yg bkal jd cast yoejax trnyta yg lain ^^
    emmnnn kluarga yg co cweeett bkin ngiri
    #lirikYesung

  2. Kata-katanya begitu bermakna. Entah kenapa aku merasa, kata-kata itu ditujukan untuk kesetiaan ELF pada Super Junior. Tenang saja oppadeul, yang lain boleh berpaling tapi masih begitu banyak yang mencintai kalian, termasuk aku tentunya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s